Ternyata Susu Formula Bukan Penyempurna

pentingnya ASi dibanding susu formulaNggak tahu kenapa sekarang sudut pandang saya soal susu formula sangat berbeda, saya salah satu orang yang tidak mementingkan susu buat kesehatan saya pribadi, apalagi susu putih bisa-bisa langsung muntah kalo minum langsung. kalaupun bisa cuma susu yang sudah jadi es krim atau tercampur sedikit di es buah dan jenis makanan lainnya. karena saya tidak suka susu putih.

Susu merupakan penyempurna gizi, yah 4 sehat 5 sempurna memang sangat ngetrend bakhan orang-orang di Indonesia percaya bahwa susu adalah penyempurna gizi kita. tapi sejak tahun 1995 metode itu dipatahkan dengan pola makan gizi seimbang. dimana susu (formula) tidak lagi dewa dalam gizi manusia. bahkan susu formula juga bukan hal yang penting untuk ibu hamil.

Semenjak istri saya hamil saya dan istri jadi suka cari info seputar kehamilan termasuk susu hamil. bulan pertama kami memberikan asupan “si janin” dengan susu hamil, tapi semenjak saya dapet saran dokter kandungan bahwa susu hamil tidak begitu penting bahkan mending tidak usah, saya sempat bingung kenapa susu yang begitu mendewa tidak penting untuk janin kami. kalaupun mau mending susu yang dari hasil pasteurisasi saja ungkap Dokter. yudah untungnya kami suka berlangganan salah satu susu UHT jadi nggak begitu masalah.

Lalu kami terus mencari informasi seputar susu dan asupan gizi untuk “si janin”, dan kami pun ikutan satu seminar AIMI (Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia) di Grand Indonesia beberapa bulan lalu, disana pikiran kami terbuka akan tidak pentingnya susu fromula untuk janin bahkan untuk kami. kenapa nggak penting? kalo celetukannya sih yang saya ingat intinya “anak kita bukan anak sapi jadi jangan kasih susu sapi” karena ASI memang komponen yang paling sempurna untuk anak kelak. ngomong-ngomong soal ASI saya jadi ingat kata-kata Yoyo di film the internship dia dikasih ASI selama 7 tahun biar IQnya tinggi.hahahahh…. tapi beneran pinter sih tuh anak 😀

Jadi kalo lagi hamil gini nggak minum susu formula? sekarang sih istri udah nggak minum, asupan gizi lebih ditekankan buat makan apa aja selama masih sehat, nggak junkfood atau makan yang pedas-pedas. susu pasteurisasi juga nggak tiap hari paling beberapa hari sekali saja. gimana kalo nanti anak sudah lahir? kami berniat dan akan memperjuangkan untuk memberikan ASI ekslusif buat sang bayi (mohon doanya 🙂)

Terus kenapa susu formula nggak begitu penting selama masa kehamilan? susu memang mengandung banyak nutrisi yang sebenarnya bisa kita dapatkan juga dari sayuran dan bahan makan lain. bedanya kalo minum susu kita tidak mengunyahnya dan sangat instan, karena mengunyah makanan itu ternyata banyak manfaatnya lho, dalam islam pun cara Rosulullah makan dengan cara dikunyah sebanyak minimal 30 kali, karana dengan dikunyah makanan akan menjadi lebih halus dan mudah diserap gizinya selain itu juga saat mengunyah otak akan memberikan respon untuk mengeluarkan air liur yang megnandung berbagai zat penting untuk tubuh.

Susu Formula Bukan Lagi Penyempurna Gizi

Dulu sering denger dari teman yang istrinya hamil atau yang sudah punya anak, katanya kalo lagi hamil biaya beli susunya lumayan mahal, sama kalo anak udah lahir biaya susunya juga mahal, mengapa yang mahal dan belum tentu penting itu mau tetep dibeli, padahal ada cara yang lebih murah untuk asupan si janin dan si ibunya. cuma butuh makan sehat untuk sang ibu, disaat masih hamil dan pasca melahirkan, kalo anak kasih ASI aja juga udah cukup. Susu bisa jadi hal terakhir jika memang sudah tidak memungkinkan untuk mendapatkan gizi dari makanan lain. Semoga bermanfaat 🙂

Note : kalo ada yang mau ditambahkan atau koemntar kamu tentang artikel ini jangan sungkan untuk berkomentar di bawah 😉

Photo Credit : alid-news-link.blogspot.com
Video Credit : Youtube.com (http://www.youtube.com/watch?v=DAFT4Z5fKPs)

7 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *