8 Destinasi Wisata Yang Pengen Banget Dikunjungi Pasca Pandemic Covid-19 Berakhir

Sudah lebih dari 2 bulan di rumah aja, kerja pun di rumah. Minggu pertama mungkin masih tahan, minggu kedua udah mulai bingung mau ngapain lagi, sampe akhirnya lewat dari 2 bulan di rumah aja. Bosen banget memang, pengen banget keluar rumah terus jalan-jalan dengan kondisi normal.

Mungkin bukan cuman saya yang pengen banget bisa jalan-jalan, pastinya semua orang pun menginginkannya. Apalagi dirumah aja yang udah 2 bulan lebih bisa bikin stress karena terlalu bosan. Melihat pemandangan, seru-seruan kayanya jadi salah satu alternatif wisata yang ingin banget di kunjungi. Berikut destinasi wisata yang pengen banget saya kunjungi pasca pandemic ini berakhir.

Dunia Fantasi Ancol 

Di tengah padatnya ibukota terdapat tempat wisata Dufan, yang berhasil menyedot banyak pengunjung. Meskipun biaya tiketnya cukup mahal tetapi wisatawan tidak pernah menyesal untuk mengunjunginya.

Terdapat banyak wahana seru yang bisa dimainkan, sesuai dengan kategori usia. Jika ingin wahana yang menantang cobalah menjajal Roller Coaster, atau Hysteria yang bisa membuat kita berteriak setiap saat.  

Jalan Braga Bandung 

Siapa yang tidak mengenal Jalan Braga? Salah satu ikon wisata terkenal di kota Bandung, yang wajib untuk dikunjungi. Menonjolkan nuansa klasik khas Eropa dengan deretan lampu hias yang menawan, dan tampak instagramable untuk anak milenials.

Sepanjang Jalan Braga dipenuhi dengan bangunan-bangunan tua, beserta ornamen yang cukup unik. kita akan menemui beragam kuliner khas Bandung, dengan tempat yang nyaman dan menarik. 

Bagi yang berlibur dengan kantong pas-pasan tidak perlu khawatir, karena Jalan Braga menawarkan destinasi yang murah meriah. Berjalan sedikit selama 9 menit ada alun-alun Bandung, yang menjadi ikon liburan keluarga.

Kita juga bisa menyusuri jalan Asia-Afrika yang menyajikan berbagai bangunan lama. Untuk mendapatkan view yang menarik disarankan untuk berkunjung di malam hari.

Tangkuban Perahu Bandung

Masih dalam agenda menjelajahi kota Bandung, kali ini beralih ke wisata alam Tangkuban Perahu. Lokasinya berada di kawasan Cikole sekitar daerah Lembang di Bandung Barat. Jika membicarakan tentang wisatanya pasti tidak terlepas dengan legenda Sangkuriang.

Itulah mengapa kawasan ini banyak dikunjungi wisatawan, karena penasaran dengan kebenaran sejarahnya. Gunung ini memiliki ketinggian 2.048 Mdpl dan merupakan gunung berapi yang masih aktif. 

Tempat wisata ini menyuguhkan Kawah Ratu sebagai kawah paling besar dan paling cantik. Sayangnya wisatawan dilarang turun ke area kawah, karena gas beracunnya sangat berbahaya. Bergeser sedikit terdapat Kawah Domas yang jarang dikunjungi oleh pengunjung.

Wisatawan bisa menikmati pemandian air panas yang berkhasiat, untuk menyembuhkan penyakit kulit. Atau berkunjung ke Kawah Upas dengan pesona lembah dan pepohonan kayu yang mati. 

Daerah Dago Bandung 

Wisata Dago berada di sekitar Bandung Utara dan menjadi tujuan wisata, bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Dago memiliki kondisi alam yang menarik dengan udara sejuk, khas daerah dataran tinggi. Ada Dago Dream Park dengan nuansa pepohonan pinus yang lebat, serta suara aliran sungai yang cukup deras. Menawarkan wisata alam yang penuh ketenangan, dengan panorama alam yang menyejukkan mata. 

Bergeser ke daerah Dago Atas terdapat tempat wisata yang bernama Dago Pakar. Lokasinya berada di ketinggian 1350 meter, diatas permukaan laut. Tanah seluas 527 hektar ini ditanami dengan berbagai jenis pohon. Selain itu ada 3 air terjun yaitu Curug Dago, Curug Lalay, dan Curug Omas yang masih satu lokasi dengan Dago Pakar. Setelah puas menjelajahi daerah Dago, wisatawan bisa menginap di salah satu hotel di Bandung untuk beristirahat.

Pantai Cipta Semarang

Bagi wisatawan yang menyukai fotografi, sepertinya lanskap pemandangan disini sangat cocok di kamera. Lokasi wisatanya berada di belakang terminal Peti Kemas Semarang, dan akses jalannya cukup mudah. Sepanjang daratan Pantai Cipta dipenuhi dengan ilalang yang menjadi sisi unik destinasi wisata. Daya pikat pantai terletak pada pemandangan matahari tenggelam, yang sangat cantik di sore hari. 

Pantai Cipta menyuguhkan suasana liburan yang tenang, bagi kita yang sedang mencari tempat refreshing. Siang hari beberapa warung makan di pinggir pantai mulai buka, dan menjajakan aneka kuliner yang menggiurkan. Jangan lewatkan untuk mencicipi kuliner seafood khas Pantai Cipta, yang diambil dari hasil tangkapan nelayan. Untuk biaya tiket masuk cukup membayar 5 ribu rupiah, serta 2 ribu untuk parkir motor dan 5 ribu untuk mobil.

Pasar Klewer Solo

Sebagian orang mungkin berpikir tidak ada yang menarik, dari berlibur di kawasan pasar. Namun beda cerita jika berkunjung ke Pasar Klewer, yang menjadi tumpuan ekonomi masyarakat Solo. Pasar ini sudah ada sejak zaman penjajahan dan masih berdiri hingga sekarang, bahkan direnovasi lebih modern dengan lift dan eskalator.

Pengunjung bisa menikmati aktivitas berbelanja, yang ditawarkan dengan harga murah. Tidak hanya itu wisatawan bisa menyaksikan segala sisi historis, yang tersisa dari pembangunan Pasar Klewer. 

Malioboro Jogjakarta

Kawasan Malioboro paling juara membuat wisatawan jatuh hati, dengan jalanan yang menjadi surga oleh-oleh dan belanja. Sejauh mata memandang akan menemukan andong beserta kusir dan kuda penariknya. Suasana khas kota Jogjakarta benar-benar tergambar disini, jadi tidak heran bila Jalan Malioboro selalu padat pengunjung. Selain itu view Malioboro sangat bagus untuk ditangkap menggunakan kamera. Beberapa spotnya kerap digunakan untuk sesi pemotretan. 

Di lokasi yang sama dengan Malioboro, kita bisa menyambangi Museum Benteng Vredeburg. Disana ada rekaman kisah sejarah Indonesia mulai dari sebelum kemerdekaan, hingga masa perebutan kota Jogja. Bergeser sedikit dari lokasi Benteng ke arah Tugu, sebagai titik pusat Kota Jogjakarta.  Waktu sore sampai malam hari menjadi momen yang tepat menikmati asyiknya Malioboro. Ditambah dengan sajian jajanan kuliner yang menggugah nafsu makan. 

Bromo Tengger Semeru

Pernah dengar tentang wisata Negeri Diatas Awan? Disinilah tempat wisata yang tidak boleh dilewatkan. Melihat matahari terbit dari ketinggian bisa menjadi agenda favorit, ketika traveling ke Bromo. Selain itu bentang alam wisata Bromo memang tidak bisa ditolak keindahannya. Kita bisa berangkat dari kota Malang sekitar pukul 11 malam, kemungkinan sampai disana sebelum waktu subuh datang. 

Ada banyak destinasi yang bisa kita kunjungi disini, mulai dari Pasir Berbisik hingga kuliner di Teras Bromo. Jika ingin mengambil banyak foto kita bisa mengunjungi Bukit Teletubbies, dengan background bukit bergelombang. Tidak jauh dari sana wisatawan bisa melihat kawah Bromo, dengan mendaki Gunung Bromo terlebih dahulu. Menjelang sore bisa berpamitan dengan matahari tenggelam di jalur turun arah Pasuruan. Jika sudah larut malam kita bisa menginap di salah satu hotel di Malang

Lepas Pandemi Corona berakhir pastinya banyak agenda yang ingin saya direalisasikan. Salah satunya waktu berlibur, yang sempat berhenti karena aturan lockdown. Tentunya setiap orang sudah memiliki daftar tempat wisata, yang bisa melepaskan jenuh efek dari gerakan di rumah saja.

Itu dia destinasi wisata yang pengen banget saya kunjungi pasca Pandemi ini berakhir, gimana dengan kamu?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *